Skip to main content

PROFIL MASJID HAQQUL YAQIN DUSUN LAB.TERUJUNG,DESA LAB.AJI, KECEMATAN TARANO, KABUPATEN SUMBAWA



BAB I
PENDAHULUAN

A.    LATAR BELAKANG

            Masjid Haqqul yaqin merupakan salah satu sarana ibadah bagi umat muslim yang berada di desa lab.terujung seperti pelaksanaan shalat berjamaah lima waktu,majlis taklim, teraweh, shalat idul fitri ,idul adha, juga sebagai sarana tempat ibadah lainnya yang berkaitan dengan hari besar islam yang berfungsi sebagai pengembangan dan penanaman etika, watak dan kreatifitas melalui lomba-lomba keagamaan dan lomba lainnya  yang diadakan pada hari besar islam dan lain-lain.
Untuk itulah didalam melaksankan tugas ini untuk bias mengetahui yang lebih luas didalam bangunan masjid Haqqul yaqin.

B.                 TUJUAN
Dengan tersusunnya tugas yang berjudul profil Masjid Haqqul yaqin ini, saya berharap agar pemahaman dan wawasan saya bias bertambah dan menjadi semakin tau tentang kegiatan dan bentuk bangunannya yang mungkin dalam benak saya sudah sering terfikir dari sebelumnya.


 
BAB II
PEMBAHASAN

1.                  Profil historis

Masjid HAQQUL YAQIN yang di dirikan pada tanggal 31 desember 1927, dalam bentuk awalnya dari tembok yang terbuatdari tanah yang mentah, tiangnya dari kayu dan atapnya genteng, yang terletak di tenggah-tengah perkampungan masyarakat. Padamula terbentuknya Masjid pada tahun itu hasil dari idenya Almarhum H.KASENG.

Didalam perjuangannya untuk membangun masjid dengan alasan agar masyarakat mempunyai tempat beribadah, dan tempat pengajian.Tahun demi tahun jamaah pengajian semakin banyak, sehingga para pemakarsa ingin membesarkan bangunanya, sehingga masyarakat pun mempunyai rasa gotong royong untuk membangun masjid tersebut, sehingga jamaah atau masyarakat dapat mengisi sebuah pengajian dengan tempat yang luas, bukan hanya pengajian, melaikan ibadah-ibadah seperti shalat idul fitri, shalat idul adha, teraweh, dan lain-lain dalam berjamaah. Beberapa tahun kemudian atas perjuangan masyarakat didalam membangun masjid yang  jadikan sebagai tempat dalam perlombaan.
Selain atas perjuangan masyarakat dalam membangun masjid tersebut, Dan terjadi renopasi pada tahun 2004, melainkan didalam bantuan-bantuan dari kades,camat, dan warga didusun terujung serta warga di luar dusun tersebut. Dan akhirnya pembangunan Masjid HAQQUL YAQIN menjadi bangunan yang bisa dikatan besar, luas, dan indah.Ini semua berkat perjuangan Alm.H.KASENG dan warga yang ada di lingkungan dusun terujung,serta pengurus Masjid HAQQUL YAQIN.



1.      Profil fisik

Gambar luar dan dalamnya  masjid


Gambar bagian luar Masjid



Gambar bagian dalam Masjid



2.      Porfil ke pengurusan





 





















3.      Profil kegiatan

a.      Profil kegiatan peribadatan
      Didalam kegiatan dalam beribadah yaitu,
Ø  Shalat 5 waktu, shalat berjama’ah, shalat jum’at, shalat tarawih, shalat idul fitri, dan yang lainnya.

   b. Profil kegiatan non peribadatan
     Kegiatan diluar peribadatan,yaiti:
Ø  Dipergunakan untuk kegiatan-kegiatan seperti, pengajian, akad nikah, perlombaan hari besar islam, rapat pengurus masjid, dan dalam memperingati hari bessar islam.











4.      Kekuatan dan kelemahan
a.               Kekuatan
       Kekuatan atau kelebihan pada bangunan masjid Haqqul yaqin yaitu:
Ø  Bangunannya luas sehingga mampu menampung banyak jamaah
Ø  Tempat wudhu yang bersih.
Ø  Bangunan yang kokoh dan kuat.
Ø  Terdapatnya lampu yang banyak dan cerah sehingga bangunan tersebut tetrlihatcerah.
Ø  Tersedianya air yang bersih yang digunakan untuk berwudhu.
Ø  Terdapat mesin listrik atau desel, sehingga ketika mati lampu bisa digunakan sebagai pengganti listrik.
Ø  Tersedianya tempat tinggal untuk marbot masjid yang terletak dibelakang masjid.

b.         Kelemahan
      Yang menjadi kekurangan atau kelemahan di Masjid Haqqul yaqin yaitu:
Ø  WC  yang kurang diperhatikan kebersihan.
Ø  Halaman belakang masjid yang kurang bersih.
Ø  Kurangnya perhatian pengurus masjid sehingga halaman dimasjid tersebut dipergunakan oleh masyarakat sekitar untuk menjemur padi.
Ø  Di majid ini jika melaksanakan shalat jum’at, shalat taraweh, shalat idul fitri dan shalat lainya sering terjadi kehilangan sandal.





5.        Peluang dan Tantangan
a.      Peluang
Ø  Banyaknya para dermawan yang menyumbang sebagian hartanya untuk dana masjid
Ø  Kompaknya para masyarakat dalam bekerja sama dalam mengurus masjid
Ø  Masjid tersebut memiliki marbot yang rajin.


b.      Tantangan
Yang  menjadi tantangan atau hambatan bangunan masjid  tersebut adalah tidak begitu banyak kendala yang dihadapi satu-satunya kendala yaitu sering terjadi konflik dikalangan jamaah sehingga mengurangi kekompakan dalam mengurus masjid.















BAB III
PENUTUP

A.    Kesan

        Yang  menjadi kesan saya saat menyelesaikan tugas MSI ini, saya bisa mengetahui sejarah tentang pembangunan masjid Haqqul yaqin dan mengetahui kegiatan para masyarakat khususnya dalam  mengerjakan ibadah serta menambah pengetahuan tentang masjid tersebut dan bisa bekomunikas langsung dengan masyarakat sekitar.


B.     Saran

         Harapan saya kepada dosen pembimbing tetap memberi tugas kepada mahasiswa supaya mahasiswa dapat melati mental untuk tahu langsung tentang mata kuliah MSI.

Comments

Popular posts from this blog

MAKALAH KONSEP HUKUM DALAM MASYARAKAT SEDERHANA

BAB I PENDAHULUAN A.     LATAR BELAKANG Hukum merupakan instrumen penting dalam masyarakat karena menjadi pedoman umum dalam menjalani kehidupan bermasyarakat. Hukum yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat dipengaruhi oleh berbagai hal, diantaranya ialah pengaruh dari kebudayaan dimana hukum itu lahir dan berlaku. Kebudayaan yang dihasilkan oleh suatu masyarakat dipengaruhi juga oleh bentuk atau corak dari masyarakat tersebut, semakin pluralis suatu masyarakat, semakin komplek kebudayaan yang dihasilkan, maka semakin kompleks juga hukum yang timbul dari kebudayaan tersebut. Begitu juga sebaliknya, masyarakat yang sederhana menghasilkan kebudayaan yang sederhana pula. Hukum yang dihasilkan pun sederhana dalam artian tidak selengkap atau sekomplek hukum pada masyarakat yang pluralis. Namun kita tidak dapat memungkiri bahwa Masyarakat yang pluralis tidaklah langsung menjadi plural, melainkan berawal dari masyarakat yang sederhana. Dan awal dari munculnya kon...

Profil Desa Perai Meka, Kecamatan Praya Tengah Kabupaten Lombok Tengah

Desa Perai Meka   berada di daerah Kabupaten Lombok Tengah,   Kecamatan Praya Tengah. Pada mulanya desa PERAI MEKA (PEKA) termasuk bagian dari desa jurang jaler, seiring dengan pertambahan penduduk   didesa JURANG JALER (JUGJA) mengalami pemekaran pada   26 oktober 2011 menjadi desa PERAI MEKA(PEKA)             Letak geogra f is desa PERAI MEKA(PEKA) berada di antara, di sebelah utara desa PENGADANG, Disebelah selatan KELURAHAN GERANTUNG, Di sebelah timur DESA BRAIM, dan di sebelah brat desa JURANG JALER(JUGJA). Dari pusat kota desa   PERAI MEKA berjarak sekitar   + - 7Km. Desa PERAI MEKA dapat kita tempuh melalui dua arah yaitu dari arah selatan kota praya, dan dari sebelah utara kecamatan kopang. Dimana jarak antara desa PERAI MEKA   dengan kecmatan kopang skitar 17KM dan jarak antara kotaPRAYA dengan desa PERAI MEKA sekitar 7 KM.         ...

Soal dan Pembahasan Tes wawasan kebangsaan

1. Sebagai norma dasar, Pancasila mengandung makna bahwa nilainya bersifat…… A. Fleksibel B. Normatif C. Rigid D. Imperatif E. Semantik 2. Pancasila yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945 alinea keempat dilihat dari proses terjadinya perubahan… A. Perintis hidup bangsa Indonesia B. Dasar filsafat negara Indonesia C. Perjanjian luhur bangsa Indonesia D. Pedoman hidup bangsa Indonesia E. Kepribadian bangsa Indonesia 3. Sisi negatif yang harus dihindari dalam menyongsong kemajuan teknologi dewasa ini adalah ... A. Pro aktif B. Eksklusivisme C. Kuriositas D. Adaptif E. Profesionalisme 4. Suatu Komunitas di Jakarta melakukan kegiatan bagi-bagi nasi setiap malam, hal ini bersesuaian dengan sila ke... A. 1 B. 2 C. 3 D. 4 E. 5 5. Soekarno menyampaikan pidato mengenai dasar Negara pada tanggal… A. 29 Mei 1945 B. 30 Mei 1945 C. 31 Mei 1945 D. 1 Juni 1945 E. 22 Juni 1945 6. Pasal berapa saja UUD 1945 pertama kali diamandemen ... A. Pasal 5, 7, 9, 13, 14, 15...